[Bukan Sebuah Puisi]

Ramadhan kali ini
dalam sepi paling ramai
rona jingga menyapa di ufuk sana
sang temaram-pun menyambutnya
alam-pun seraya bergembira

Pada ruangan ngungun hening ini
di masa-masa murung
lewat ekspedisi angin melayangkan sepi
dan kini sampai pada-Mu
mungkin hadir-Mu.......

Acap kali waktu ini
aku termangu
merenungkan api
aku sendiri dan,
kau tak dekat

Pada prolog tulis ini
do'aku mengangkasa
secerah harap nun di Arasy sana
atas izin-Mu lewat semesta alam
yang tak bisa dihalang hujan fana

Allahumma taqabbal siyaamana
Allahumma taqabbal sujuudana wa ruku'ana
bi rahmatika yaa rabbal 'aalamiin

Allahumma innaka afuwwun tuhibbul 'afwa fa'fuanna
fa'fuanna yaa kariim
fa'fuanna yaa rahiim
fa'fuanna yaa akram al akramiin

Allahumma maghfirlana ma qaddamna wa maa akharna
wa maa asrar naa
wa maa a'alal naa
wa maa antaa 'alamu bihi minna
innaka anta samii'ul qariib
bi rahmatika ya rabbal aalamiin

Semoga dengan-Mu senantiasa.....
sa'duna Fiddunya,
kebahagiaan kami di dunia,
fauzunaa Fil Ukhra,
keberuntungan kami di akhirat.

-29 Ramadhan 1444 H-



Komentar

Postingan populer dari blog ini

[Jatuh Bangun Aku]

Hening Malam Kepala Dua

[Mencari Titik Terjauh]